Masyarakat Utan Tolak Proyek Normalisasi Sungai

SUMBAWA BESAR, Sumbawanews.com.- Puluhan warga Desa Stowe Brang (Stober) Kecamatan Utan mendatangi Kantor Kepala Desa setempat guna mempertanyakan status proyek normalisasi sungai.
Masyarakat menilai proyek tersebut, tidak membawa manfaat justeru dikhawatirkan membawa petaka bagi masyarakat.
”Proyek ini tidak memberi manfaat, ini membawa petaka bagi kami,” kata Wakil Kepala Desa Stober, Syafruddin MS, kepada wartawan Kamis (27/8) kemarin dilokasi sungai.
Lokasi normalisasi sungai yang terlalu berada diatas, justeru akan menyebabkan kerap terjadinya banjir. Seharusnya normalisasinya berada diwilayah hulu sungai.
Masih ditempat yang sama Ketua Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Desa Stowe Brang A. Najib mengungkapkan, pengerjaan proyek tersebut tidak ada laporan dari pihak pengelolah proyek. Dimana, untuk masalah proyek tersebut menurutnya dikhawatirkan imbasnya kedepan dan dirinya menginginkan sungai tersebut di rehab ulang.
Disisi lain, Lembaga Pemberdayaan Masarakat (LPM), Syamsudin MS menjelaskan, pihaknya pernah mendatangi kantor Pekerjaan Umum (PU) Sumbawa untuk melaporkan hal tersebut, namun pihak PU menjanjikan akan segera meninjau lokasi, akan tetapi kenyataan tidak ada realisasi sampai sekarang dari pihak PU.
Direncanakan, pihaknya akan mengundang instansi terkait untuk permasalahan ini dan akan berkoordinasi langsung dengan Bupati Sumbawa.  Untuk masalah ini dinilai menghabiskan dana. Dimana dalam hal ini Desa tidak membicarakan anggaran tetapi asas mamfaat untuk warga desa setempat.
Sementaa itu, Camat Utan Kabupaten Sumbawa, Tarunawan, yang di temui wartawan di ruangannya, kamis (27/8) mengungkapkan, dirinya tidak mengetaui adanya proyek tersebut lantaran tidak ada laporan secara lisan maupun tertulis dari pihak proyek.
Untuk itu, dirinya selaku pimpinan wilayah menduga adanya oknum tertentu yang bermain dalam proyek tersebut, lantaran tidak ada laporan yang diterima dan begitu juga dngan papan nama proyek yang tidak terpampang di lokasi.
Dikatakannya, dirinya akan segera menelusuri dan menindaklanjuti hal tersebut, sebab hal ini menyangkut kepentingan umum yang berakibat pada pertikaian antara dua desa yakni Desa Stowe Brang dan Desa Motong Kecamatan Utan.
Disisi lain, Kepala Desa Stowe Brang, Martadinata, yang di konfirmasi wartawan diruang kerjanya mengatakan, dirinya merespon baik atas tindakan warganya tersebut. Bahkan Kades berencana akan bersurat ke Camat dengan tembusan ke Bupati Sumbawa dan DPRD Sumbawa.
Dijelaskannya, sebelumnya Pemerintah Desa Pernah menegur pengawas lapangan dari pihak proyek. Namun hal tersebut tidak di gubris, malah melanjutkan pekerjaannya.
Dalam hal ini, dirinya juga tidak mengetahui ada proyek di wilayah setempat, lantaran tidak ada laporan dari pihak proyek dan juga di area teresebut tidak dipasang papan nama proyek. Dirinya mengungkapkan bahwa, kegiatan pengerjaan tersebut diketahuinya dari masyarakat yang datang melapor. (loek)

http://www.sumbawanews.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s